Wisata Pulau Tidung (1)

Mau kemana liburan tahun ini? Keluarga besar kami biasa mengadakan acara liburan bersama setiap akhir tahun. Tahun-tahun terakhir kami sewa villa besar, dimana anak-anak bisa kumpul bareng, main dan ngerumpi sepuasnya. Tapi tahun ini yang keponakan yang kuliah di Bandung minta yang berbeda, “Kali ini dipantai dong, Tan. Masak kita di gunung terus.” Ketika ditanya mau kemana mereka mengajukan Pulau Tidung.

Sungguh, itu pertama kali saya dengar nama itu, norak ya? Ngakunya orang Jakarta, dan Tidung itu masih masuk wilayah Kabuapten Kepulauan Seribu, Daerah  Khusus Ibukota Jakarta. Katanya orang Indonesia yang tinggal di negara kepuluan, masak seumur-umur baru menginjakkan kaki di 5 pulau dari katanya ada 17.000 pulau.  Padahal kalau ketemu tamu bule dengan sombongnya bilang We live in archipelago ! Hiks..!

Fakta tentang Pulau Tidung
Informasi berikut ini berasal dari mbah mbah Google dan hasil jalan-jalan di pulau tersebut. Pulau Tidung itu adalah salah satu eh dua pulau di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Pusat pemerintahan kabupaten ini terletak di Pulau Pramuka  yang mulai difungsikan sebagai pusat pemerintahan kabupaten sejak tahun 2003. Terdapat dua Kecamatan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yakni Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Pulau Tidung berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kelurahan Tidung. Saya katakan dua karena ada dua Pulau, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar itu berpenghuni dan disana juga ada Kantor Lurah Tidung, sementara Tidung kecil sampai saat ini belum berpenghuni, disana hanya ada kebun benih milik Pemda.  Luas total sekitar 50 ha dengan 4000 orang penduduk. Antara  Pulau Tidung besar dan Tidung Kecil itu dihubungkan dengan jembatan yang diberi nama Jembatan Cinta. Sepertinya inilah tempat tujuan utama wisata di pulau ini.

Pilihan travel.
Ada banyak pilihan  paket travel yang bisa diambil. Umumnya harga bervariasi tergantung hari menginap, jumlah peserta dan fasilitasnya. Jika berangkat menggunakan kapal motor dari Pantai Muara Angke, katanya butuh waktu sekitar 2,5-3jam harganya sekitar 350 ribu untuk tiga hari dua malam. Kami semuanya 23 orang dalam satu rombangan, 3 hari dua malam harus bayar 620 ribu perorang, plus tuslah 25 ribu karena di musim natal dan tahun baru. Hehehe.

Jika menggunakan speed boat, anak-anak dibawah 3 tahun itu gratis. Oh ya biaya itu sudah termasuk trasportasi PP ke Jakarta-Tidung, penginapan, makan pagi, siang malam selama disana, dan paket snorklingnya, dan bersepeda keliling pulau sepuasnya. Rumahnya lumayan nyaman, 3 kamar tidur ber AC, pakai kasur, kasur ya bukan tempat tidur, 2 kamar mandi, dapur, ada kulkas 2 pintu, dispenser minuman air panas dan dingin, kompor gas, jemuran pokoknya lumayan lah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *