Author Archives: imalik

Suatu Pagi di Teluk Jakarta

Kapal ini seharusnya telah berangkat sejak pukul 7 pagi. Entah kenapa setengah jam berlalu tidak tampak tanda tanda kapal akan bergerak.  Sepuluh menit menjelang pukul delapan, belasan orang berseragam biru putih bertuliskan DPD PAN Jakarta Utara masuk. Di punggug baju mereka terbordir tulisan putih “SAHABAT. H. Didi Supriyanto, SH , MHum. No urut 1 caleg […]

Rendang Nendang

Rendang Paru Adalah biasa menemukan rendang di setiap rumah keluarga minang pada saat lebaran. Biasanya sih aku juga membuat rendang baik untuk di rumah atau diantar ke rumah mertua. Lebaran ini seperti biasa aku membuat rendang lagi, tapi kali ini sedikit beda. Kalau biasanya aku buat rendang daging, kali ini aku mencoba membuat rendang paru. […]

Wisata Kuliner Kota Palu

Pantai Tidung Kecil

Kota Palu ibukota provinsi Sulawesi Tengah terletak di Teluk Palu. Di teluk itu bermuara sungai yang membelah kota Palu menjadi Palu bagian barat dan Palu bagian timur. Di atas sungai terbentang jembatan baja, ada yang menyebutnya jembatan kuning karena warnanya kuning. Teluk itu dikelilingi perbukitan sehingga di pantainya kita tidak akan menemukan pemandangan matahari muncul  […]

Misi yang belum berhasil

Ayamutadada3

Sudah sejak lama kantorku biasa menyelenggarakan acara donor darah. Acara ini diselenggarakan rutin setiap tiga bulan sekali. Melihat banyaknya teman-teman yang ikut donor darah, tertarik juga aku ingin menjadi pendonor darah. Kenapa tidak berbagi untuk sesama, setetes darah untuk kehidupan. Katanya juga konon menjadi pendonor darah itu bisa membuat badan lebih sehat. Berbagai hal baik […]

Belajar Bahasa Indonesia -1

Membaca majalah tempo pagi ini, saya sempat terhenti ketika menemukan kata- kata yang tak biasa.  Selain Tempo dan Kompas tidak banyak media cetak yang cermat berbahasa Indonesia dalam tulisan –tulisan yang tersaji di medianya. Tetapi  membaca kedua media ini sering menambah khazanah bahasa saya. Coba baca kutipan berikut ini. Melenting di dunia politik, terjerahap di […]

Mengenal Bahasa Kerinci

Air kehidupan

Orang Kerinci khususnya Sungai Penuh punya persamaan dengan orang China, mereka  punya panggilan berbeda-beda untuk saudara sesuai dengan urutannya. Kakak tertua akan dipanggil dengan”Wo” . Kalau namanya Anhar ,jadilah dia dipanggil Wo Har. Kakak kedua dipanggil dengan “ngah” berikutnya “mbut” ,”nek” dan yang kelima “ndok” . Tapi sepertinya panggilan ini hanya untuk saudara laki-laki, karena […]

Batale

Malam itu di Sungai Penuh, kami menghadiri undangan jamuan di rumah salah satu kerabat. Katanya sang tuan rumah tidak lama lagi akan pergi menunaikan ibadah haji. Kami tiba setelah isya , di ruang tamu rumah telah penuh dengan tamu yang sebagian bapak- bapak, sementara ibu ibu berkumpul di ruang tengah. Kami duduk di lantai mengelilingi […]

Wisata Pulau Tidung (3)

Mengenal Tidung Salah satu tujuan berwisata adalah mengenal penduduk setempat. Dua tahun yang lalu Tidung tidak seramai sekarang, penerangan hanya ada dari jam 6 malam hingga jam 6 pagi menggunakan genset yang ada di tengah pulau. Tetapi sejak pemerintah menarik kabel bawah laut , listrik berlimpah, penduduk sudah mulai bisa punya AC. Sekarang banyak sekali […]

Wisata Pulau Tidung (2)

Transportasi Ada beberapa cara untuk menuju Tidung. Wisatawan umumnya berangkat dari  Pantai Muara Angke dan Pantai Marina Ancol. Karena dalam rombongan kami ada balita usia 3 tahun dan manula usia 83 tahun, maka kami pilih naik speed boat dari Pantai Marina Ancol, jadi tidak terlalu lama tergoncang-goncang ombak. Isi kapal tergantung ukuran speed boatnya, berkisar […]

Wisata Pulau Tidung (1)

Mau kemana liburan tahun ini? Keluarga besar kami biasa mengadakan acara liburan bersama setiap akhir tahun. Tahun-tahun terakhir kami sewa villa besar, dimana anak-anak bisa kumpul bareng, main dan ngerumpi sepuasnya. Tapi tahun ini yang keponakan yang kuliah di Bandung minta yang berbeda, “Kali ini dipantai dong, Tan. Masak kita di gunung terus.” Ketika ditanya […]